close

Cara Melamar Kerja Lewat Email Yang Benar Agar Tidak Salah Langkah

5 days ago lokersubang.com

Apa itu Email ?

Surat elektronik atau biasa disebut Email, adalah salah satu media komunikasi online tertua. Munculnya email pada zaman dahulu bertujuan sebagai media untuk memudahkan komunikasi.  

Email biasanya digunakan untuk tujuan formal, seperti kepentingan bisnis atau pekerjaan. Meskipun media sosial kini berkembang dan banyak pengguna email mungkin berpindah-pindah, sebagian besar individu atau institusi masih tertarik untuk menggunakan email. Orang yang memilih email karena penasaran memiliki banyak pendapat. 

Email termasuk media sosial yang murah atau gratis dibandingkan media sosial lainnya. Seperti penyedia Gmail, Yahoo, dan Outlook, kebanyakan dari mereka menawarkan akses mudah kepada pengguna dengan biaya rendah atau gratis. 

Email sudah tergantikan oleh media sosial yang semakin canggih, namun email sudah menjadi kebutuhan bagi kebanyakan orang, sehingga kebanyakan orang tidak keberatan jika dimintai alamat emailnya. Jika Anda menggunakan email untuk bekerja, kemampuan pengarsipan email tidak diragukan lagi. 

Akuntabilitas email tidak dapat dibantah, karena sifat arsip email biasanya digunakan sebagai bukti dalam insiden antar karyawan. 

Kebanyakan orang masih menggunakan email sebagai media komunikasi untuk bertukar file dan dokumen seperti foto, video, dokumen Microsoft Word, dan dokumen dan file sejenis.

Dan melalui email, Anda tidak perlu khawatir tentang notifikasi email sampah saat pesan masuk, bahkan di zona waktu yang berbeda. 

Dalam hal ini, keberadaan e-mail hingga saat ini merupakan hal yang mendesak bagi setiap kelompok atau lembaga. Hal ini terutama berlaku di perusahaan yang umumnya menekankan penggunaan email untuk bisnis dan tugas lainnya. 

Email memungkinkan bisnis tidak hanya berkomunikasi dengan pelanggan mereka, tetapi juga dengan akun saluran pemasaran digital mereka, jadi penting bagi bisnis untuk menggunakan alamat email profesional. 

Kanal digital ini dapat dicontohkan berupa iklan media sosial, iklan mesin pencari, iklan forum dan marketplace.

 Tentunya bagi siapapun yang sedang menjalankan bisnis, menggunakan email profesional untuk bisnisnya adalah hal yang penting. Karena dengan menggunakan email pebisnis Anda bisa menyusun akun bisnis yang akan membawa Anda ke level selanjutnya. 

Email bisnis dan email pribadi dibagi menjadi email bisnis dan email gratis, tergantung pada jenis alamat email. Email Profesional menggunakan alamat email yang sesuai dengan bisnis yang Anda jalankan. 

Contoh email bisnis adalah [email protected] Tentu saja, jika alamat yang digunakan berisi perusahaan lokersubang.com, alamat email Anda kompatibel dengan perusahaan tersebut. 

Email gratis, sebaliknya, adalah email yang masih umum kita gunakan, dan alamat emailnya adalah .Email. Tentu saja, Anda dapat menggunakan dari semua jenis ini tergantung pada minat Anda. 

Mengingat pentingnya penggunaan e-mail saat ini, banyak perusahaan berfokus untuk meminta pencari kerja mengirimkan lowongan pekerjaan mereka melalui e-mail. Selain itu, banyak agen perekrutan saat ini berfokus pada meminta pelamar mengirimkan resume mereka dalam format digital daripada format fisik.

Tentu saja, ada batasan penggunaan email bagi pelamar yang melamar email perusahaan. Tentu saja, ketika Anda melampirkan aplikasi di email, Anda tidak sembarangan atau hanya melampirkan file yang Anda inginkan. 

Semua itu tentu ada prosedurnya supaya lamaran yang kita kirimkan lebih profesional yang juga sopan. 

Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mengirimkan Lamaran Kerja Melalui Email 

Hampir sama dengan mengirim lamaran kerja tanpa email, namun tentunya ada beberapa persyaratan (biasanya dokumen pendukung) yang harus dipenuhi sebelum mengirimkan lamaran kerja. 

1. Menyiapkan Berkas Terkait Informasi Identitas Pribadi 

Sebelum mengirim email lamaran kerja, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan berkas-berkas pendukung. Dalam hal ini, ini adalah file yang terkait dengan data pribadi seperti: Foto Diri, Kartu Keluarga, scan KTP, scan kartu SIM (jika diperlukan), dll. 

2. Pembuatan Resume (CV)

Bagaimana cara perekrut mengetahui kemampuan kandidat Jawabannya adalah dengan melihat resume kandidat. 

Oleh karena itu, jika Anda mengirim lamaran melalui email, Anda harus dapat memverifikasi bahwa Anda telah mengirimkannya bersama dengan resume Anda.

 Selain itu, CV ini terus diperbarui untuk memenuhi syarat lebih lanjut.

3. Gunakan alamat email kantor Anda 

Untuk menggunakan alamat email kantor Anda, Anda perlu mempersiapkan sebelum melamar pekerjaan melalui email. Menggunakan alamat email profesional menunjukkan pelamar  serius untuk mendapatkan pekerjaan. 

Petunjuk untuk Berhasil Mengirim Aplikasi Anda Melalui Email  

Berikut adalah beberapa tips untuk mengirim email aplikasi Anda. 

Pastikan alamat email sesuai dengan nama Anda jangan sampai anda menggunakan alamat email berikut : [email protected] atau [email protected] 

Jika Anda melamar pekerjaan dan perusahaan mengharuskan Anda mengirimkan lamaran melalui email, jangan gunakan email dengan nama yang mudah dibaca. 

Menggunakan nama email yang terlihat rumit dan informal adalah pertimbangan lain bagi pembela HAM atau perekrut. Tentunya dengan menggunakan  alamat email yang sesuai dengan nama Anda akan memudahkan HR dan rekruter untuk mengenali Anda.Contoh dan contoh yang benar. 

  • Nama lengkap: Dadan Nurmaulana 
  • Nama email yang tidak dapat diterima: [email protected] 
  • Ejaan alamat email yang benar: [email protected]
  • Pastikan file aplikasi berukuran 1 MB atau kurang. 

File aplikasi terlampir yang  lebih besar dari 1MB harus dikurangi menjadi kurang dari 1MB. mengapa demikian? File aplikasi di bawah 1MB memudahkan HRD atau perekrut untuk mengunduh file aplikasi. Tentu saja, ini menghindari pemborosan waktu bagi pembela HAM dan perekrut. 

Selain itu, keuntungan lain  menggunakan file  kurang dari 1MB adalah kemudahan bagi HRD saat mendownload file sehingga mengurangi pemborosan kuota. Ukuran file  kurang dari 1MB, lebih mudah untuk melampirkan file aplikasi. Tentu saja, kami tidak hanya mengirim dokumen. 

4. Dilarang mengirimkan file aplikasi dalam format zip/rar. 

Pastikan file aplikasi yang anda siapkan tidak dalam format zip atau rar. Format zip dan rar adalah format file terkompresi yang dapat menggabungkan banyak file  menjadi satu  ukuran  kecil. 

Tentu saja, deskripsi file mengurangi ukuran file, tetapi mempersulit HRD dan perekrut untuk memodifikasi file aplikasi. 

Dalam hal ini, HRD tentu saja akan mengekstrak file terlebih dahulu, tetapi ini akan memakan waktu HRD atau perekrut. 

Dalam hal ini, sebelum melampirkan file lamaran ke email dari perusahaan tempat Anda melamar, Anda harus memeriksa ulang file lamaran tersebut dan memastikan bahwa file tersebut memenuhi ketentuan yang diberitahukan oleh perusahaan. 

5. Gunakan bahasa resmi 

 Yang terpenting dari semua tips  adalah menggunakan bahasa resmi atau formal baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. 

Tentu saja, Anda harus menghindari  bahasa kasar dan informal seperti:  Bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dengan teman sebaya  menggunakan sapaan “aku, kamu” atau “aku, kamu”. 

 Saat menggunakan bahasa ini, tentunya Anda harus memperhatikan cara penulisan  setiap kata yang Anda tulis. 

Perhatikan penggunaan tanda baca dan kapitalisasi. Gunakan huruf kapital untuk nama perusahaan Anda, nama Anda, dan nama departemen SDM atau perekrut target Anda. 

Selain semua itu, Anda juga perlu memastikan tulisan Anda tidak mengandung kesalahan ketik, karena  tidak akan terlihat lengkap.

6. Tulis baris subjek Anda sendiri 

Baris subjek adalah bagian  email yang paling mudah  dikenali karena  dianggap sebagai tajuk email. Tentu saja, hal pertama yang dibaca seseorang saat membuka email adalah header email,  salah satunya adalah baris subjek. 

Sebagai aturan, perusahaan memberikan instruksi dalam bentuk ketentuan tertulis tentang hal tersebut. Ini biasanya dilakukan untuk menghindari kesulitan menulis baris subjek. 

Karena saat Anda menulis baris subjek, Anda harus menulisnya dengan singkat dan jelas. Contoh format baris subjek adalah "Lamaran Pekerjaan (Pekerjaan)". Selain itu, Anda juga dapat menambahkan nama lengkap Anda sebagai contoh. 

"Staf IT_Dadan Nurmaulana" 

Tentu saja, mencantumkan nama lengkap Anda di baris subjek membantu SDM dan perekrut memahami tujuan email Anda.

Pada umumnya, terutama bagi  pemula, banyak orang yang tidak teliti menulis mata pelajaran dan lupa menulis mata pelajaran pada dokumen aplikasi yang terlampir. 

Kesalahan lain yang harus dihindari adalah tidak menulis topik yang rumit atau menjelaskan terlalu banyak. 

Ini dapat membingungkan perekrut. Yang terpenting, sebelum Anda mengirimkan lamaran Anda, pastikan dan periksa kembali bahwa subjek dan aplikasi Anda ditulis sesuai dengan aturan sehingga Anda tidak salah ketika Anda melampirkan lamaran Anda.

7. Gunakan kata sapaan, pembukaan, isi, dan penutup 

Selain subjek email, bagian  terpenting juga adalah isi email. Ini diperlukan jika Anda perlu melampirkan file aplikasi. Itu dapat ditulis seperti  surat edaran resmi dengan bagian sambutan, pembukaan, utama dan penutup. 

Anda dapat menulis dari pengenalan diri, tujuan, dan penjelasan file lampiran yang telah disiapkan. Ada beberapa petunjuk tentang poin-poin penting yang harus Anda tulis di badan email. Perhatikan poin-poin penting di berikut :

  • Tuliskan  mengapa Anda mengirimkan email tersebut. 
  • Tentukan bagian pekerjaan yang ingin Anda lamar. 
  • Catat kualifikasi untuk posisi yang Anda lamar. 
  • Tuliskan apa yang dapat Anda tawarkan kepada perusahaan. 
  • Masukkan contact person atau alamat kontak pribadi Anda agar perusahaan dapat dengan mudah menindaklanjuti lamaran Anda. 

Tentu saja, Anda juga dapat menggunakan poin-poin di atas pada badan email agar perusahaan dapat dengan mudah mempertimbangkan lamaran Anda. 

Ingatlah untuk menuliskan poin-poin ini dengan cara yang jelas, ringkas, dan lugas. Di bawah ini adalah ikhtisar tentang cara mengirim aplikasi Anda melalui email. 

Ketika kita terpilih untuk memasuki dunia kerja, kita harus melakukannya dengan baik dan  meningkatkan keterampilan kita. 

8. Kejelasan Dokumen Lamaran

Sebelum Anda melampirkan dokumen lamaran Anda, tentunya Anda harus mempersiapkannya dengan matang untuk menghindari kesalahan yang berpotensi fatal. Ini juga harus dilakukan untuk mencegah SDM atau perekrut membingungkan lamaran anda

Coba gabungkan file aplikasi menjadi satu salinan. Perusahaan biasanya tidak begitu mementingkan pengiriman dokumen seperti ijazah, fotokopi KTP,  dan foto paspor.

Biasanya, dokumen yang dibutuhkan perusahaan adalah resume dan surat lamaran. Namun, beberapa pekerjaan mengharuskan  pelamar untuk menyerahkan portofolio. 

Dari file lamaran Anda, harap pastikan bahwa Anda telah menyebutkan nama Anda sebagaimana diminta oleh Sumber Daya Manusia atau Perekrut Anda. 

Periksa kembali apakah format file adalah pdf, jpg atau doc. Ini dilakukan dengan mempertimbangkan salah satu poin di atas untuk menghindari format zip dan rar.

Selain itu, format ideal untuk file aplikasi umumnya adalah PDF, karena file PDF mudah dibuka dan diakses di semua perangkat. Contoh nama file  biasanya dikirim untuk melamar pekerjaan. Di bawah ini adalah contoh cara menulis nama file. 

  • (Name)-Curriculum Vitae.pdf or (Name)-Cover Letter.doc 
  • Aulia Saraswati-Curriculum Vitae.pdf or Aulia Saraswati-Cover Letter.doc 
  • Tandai nama file  seperti pada contoh di bawah ini. 
  • (nama)-resume-terbaru 2020 

Tentunya Anda harus memastikan bahwa nama file yang Anda lampirkan ditulis secara formal dan profesional. Ini terjadi karena departemen SDM dan perekrut biasanya tidak melihat isi resume terlampir Anda, hanya karena nama yang Anda tulis tidak resmi atau profesional.

9. Perhatikan Waktu Pengiriman Lamaran 

 Setelah Anda siap mengirim semua file aplikasi Anda, ada satu hal yang harus Anda perhatikan saat mengirim aplikasi Anda melalui email. Itu adalah waktu pengiriman lamaran. 

Anda harus mengetahui jam kerja perusahaan Anda dan tidak dapat mengirim kapan pun di luar jam kerja. 

Mencoba mengajukan lamaran selama jam kerja atau jam kerja umum perusahaan. Jam kerja biasanya dari pukul 08:00 hingga 17:00. Waktu ini adalah waktu terbaik bagi perusahaan untuk meninjau aplikasi Anda. 

Anda dapat mengirimkan aplikasi Anda antara pukul 10.00 dan 11.00 atau antara pukul 1.00 dan 15.00. Hindari siaran setelah jam-jam tersebut. Tengah malam atau terlalu dini. Tentu saja, jika Anda mengirim lamaran melalui email, Anda dapat menjadwalkan persiapan dan pengiriman file Anda. 

Tentu saja, Anda juga dapat memadatkan semua langkah di atas menjadi prosedur sederhana, mulai dari menyiapkan file hingga mengirim hingga mengamankan waktu pengiriman. Berikut adalah beberapa langkah sederhana untuk mengirim file aplikasi Anda melalui email:

  • Konversikan file ke file PDF yang mengumpulkan semua file yang Anda butuhkan. 
  • Silakan gunakan email profesional. 
  • Harap perhatikan waktu pengiriman. 
  • Masuk ke akun email yang Anda gunakan. 
  • Tulis email dari menu Tulis atau Tulis. 
  • Silakan masukkan alamat email Anda. 
  • Silakan masukkan subjek email. 
  • Tulis isi email. 
  • Harap lampirkan file permintaan kerja. 
  • Harap periksa alamat, subjek, dan isi seluruh email. 
  • Harap periksa kembali persyaratannya. 
  •  Permohonan dapat diajukan

Keuntungan mengirim email lamaran 

Saat ini banyak perusahaan yang mengiklankan lowongan kerja di media sosial, sehingga pelamar yang ingin melamar dianjurkan untuk melamar melalui email. 

  • Efektif dan efisien sehingga tidak memakan waktu lama dan dapat dipersiapkan jauh hari sebelumnya. 
  • Gratis, tidak ada biaya pengiriman lamaran melalui email. 
  • Lamaran dikirim cepat hanya jika tidak ada gangguan internet.

lokersubang.com

Saling berbagi informasi lowongan pekerjaan terupdate dari sumber terpercaya.